Senoprabowo’s Weblog

Wilujeng Sumping ka Blog AgroSeno

Selulit dan Stretch Mark

Posted by Seno Prabowo pada Januari 21, 2008

Mungkin ada diantara kita yang kulitnya kena Selulit dan Stretch Mark. Semoga tulisan ini dapat membantu.Stretch mark adalah hilangnya atau menipisnya permukaan kulit sehingga terjadi cekungan-cekungan di permukaan kulit. Stretch mark terjadi ketika kulit mengalami gangguan berupa peregangan dalam waktu cepat, seperti ibu yang mengandung, perubahan dari kurus ke gemuk atau sebaliknya, atau penggunaan steroid untuk pembentukan tubuh.

SELULIT berbeda dari stretch mark. Jika pada stretch mark permukaan kulit seperti tergores-gores, pada selulit permukaan kulit tampak bergelombang seperti kulit jeruk. Selulit terbentuk di kulit paha, bokong, dan perut. “Selulit muncul di paha, bokong, dan perut karena memang ketiga bagian itu yang jarang bergerak,” kata Amaranila.

Dia muncul ketika banyak lemak menumpuk di sana dan terjebak dalam rongga-rongga kulit sehingga kulit tampak seperti bergelombang. Penumpukan lemak ini terjadi karena pengaruh hormon, gaya hidup, dan metabolisme.

Banyak pengobatan yang ditawarkan untuk menghilangkan selulit. Namun, Amaranila mengatakan, pengobatan dan perawatan ini akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat maksudnya menjaga pola makan dengan gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, mengonsumsi air minimal delapan gelas sehari, dan tidak mengonsumsi makanan lemak jenuh.

“Dengan mengurangi konsumsi kopi, teh, dan minuman beralkohol akan sangat membantu mencegah terjadinya selulit. Kemudian mengonsumsi sayuran hijau, buah-buahan, bawang bombai, dan bawang putih sangat baik untuk pembuangan lemak dan toksin dari tubuh,” ujar Amaranila.

Dalam menghilangkan selulit, menurut dia, harus dilakukan secara tim. Maksudnya, tak bisa hanya mengandalkan obat-obatan. “Jika hanya mengonsumsi obat atau mengandalkan suntikan saja sementara gaya hidup tak diubah, selulit akan cepat kembali,” ujar Amaranila.

Tim untuk menghilangkan selulit adalah pemijatan, memperbaiki gizi dan pola makan, serta obat. “Semua ini tergantung pada kondisi patologis masing-masing pasien. Jika belum terlalu parah, selulit bisa dilakukan hanya dengan pemijatan. Dengan pemijatan, diharapkan aliran darah menjadi lancar sehingga lemak-lemak yang menumpuk bisa terbuang,” ujarnya.

Kemudian, ada pula terapi dengan menggunakan suplemen karbon dioksida yang memicu kerja limfatik, mengurangi toksin, memperbaiki sirkulasi darah, dan membantu menghaluskan selulit.

Jika selulit yang menumpuk sudah terlalu parah, terpaksa lemak yang menumpuk harus disedot dulu. Jika hanya mengandalkan pemijatan, bisa memakan waktu terlalu lama. Namun, biaya penyedotan ini tidak bisa dibilang murah. “Tergantung kandungan obatnya. Semakin banyak obat, semakin mahal. Bisa ratusan ribu untuk sekali suntik di satu titik. Setelah itu, baru dilakukan pemijatan sekaligus perbaikan gaya hidup,” ujar Amaranila.

Nah, daripada harus mengeluarkan uang banyak, lebih baik perbaiki gaya hidup dari sekarang. Selulit jauuuhh…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: